Jumat, 22 Mei 2009

Saudaraku..

Kadang dalam hidup ini kita lewati dengan keputusasaan dari tiap musibah ataupun kesempitan yang kita rasakan…sangat jarang dari kita mau merenung dan berhenti sejenak pada titik muhasabah…menuju sebuah alur yang dinamakan sabar dan syukur. Padahal kita temui dalam banyak kisah para salaf –RahimahumulLAH-, yang berhasil mendapatkan arti hidup dan kebahagiaan yang sebenarnya berawal dari sebuah musibah yang dilewatinya dengan sabar dan syukur. Seperti kisah yang Qurrata~A’yun sadur dari Terjemahan Ustadz Abu Abdilmuhsin Firanda dari Kitab Ats-Tsiqoot karya Ibnu Hibban, tahqiq As-Sayyid Syarofuddin Ahmad, terbitan Darul Fikr, (jilid 5 halaman 2-5) berikut ini…

0 komentar:

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP